hot flashes

KPPN | Kenyamanan dan Kepuasan Anda Prioritas Kami
Kppnpacitan.net  Dalam rangka meningkatkan sinergi dalam pengelolaan penerimaan negara khususnya terkait perkembangan implementasi MPN G2 di Kabupaten Pacitan, pada hari Rabu tanggal 27 April 2016 KPPN Pacitan menyelenggarakan rapat koordinasi mengenai perkembangan MPN G2 dan penandatangan pakta integritas sebagai penegasan komitmen layanan penerimaan negara oleh bank/pos persepsi lingkup  KPPN Pacitan. Acara rapat koordinasi ini diikuti oleh bank/pos persepsi lingkup KPPN Pacitan, KP2KP Pacitan, dan DPKAD Kabupaten Pacitan.  Acara dimulai dengan sambutan dari kepala KPPN Pacitan Giri Susilo. Dalam sambutannya Giri Susilo menyampaikan bahwa kerjasama dan usaha yang selama ini telah terjalin antara KPPN Pacitan dan bank/pos persepsi dalam penatausahaan penerimaan negara khususnya implementasi MPN G2 telah mendapatkan apresiasi yang tinggi dari Direktur Jenderal Perbendaharaan Bapak Marwanto Harjo Wiryono ketika melakukan kunjungan ke KPPN Pacitan. Pada saat itu Dirjen Perbendaharaan menyampaikan bahwa apa yang sudah dilakukan oleh KPPN Pacitan dengan bank/pos persepsi di Kabupaten Pacitan baru akan dilaksanakan di tingkat pusat. Selain menyampaikan apresiasi dari Dirjen Perbendaharaan, Giri Susilo juga menyampaikan perkembangan MPN G2 di Kabupaten Pacitan dimana prosentase penggunaan MPN G2 dalam penyetoran penerimaan negara masih sangat rendah yakni 7 % dibandingkan setoran yang menggunakan MPN G1 sebanyak 93%. “Diperlukan sinergi antara instansi pengelola penerimaan negara untuk mewujudkan penggunaan MPN G2 secara penuh” kata Giri Susilo dalam sambutannya. Setelah selesai sambutan dari Kepala KPPN Pacitan, acara dilanjutkan dengan diskusi mengenai perkembangan MPN G2 di Kabupaten Pacitan. Pada sesi diskusi ini pihak bank/pos persepsi menyatakan kesanggupannya untuk mensukseskan implementasi MPN G2 secara penuh. Selain menyatakan kesanggupan, pihak bank/pos perspesi juga menyampaikan berbagai macam kendala dalam implementsi MPN G2 diantaranya adalah masih banyaknya wajib pajak/wajib setor/wajib bayar yang awam mengenai sistem pembayaran setoran penerimaan negara secara elektronik. Selain itu juga disampaikan masih ada wajib pajak/wajib bayar/wajib setor yang masih meminta bukti penerimaan negara (BPN) seperti sistem MPN G1. Sesi acara diskusi ini ditutup dengan komitmen bersama yang akan dilakukan antara instansi pengelola penerimaan negara untuk melaksanakan implementasi MPN G2 secara penuh mulai bulan Juli 2016 dan melaksanakan langkah strategis yang sudah disepakati diantaranya adalah pembentukan satuan tugas (satgas) MPN G2 untuk membantu wajib pajak/wajib bayar/wajib setor yang mengalami kesulitan dalam melakukan penyetoran penerimaan negara dengan menggunakan sistem MPN G2.      Setelah selesai acara diskusi, acara dilanjutkan dengan penyerahan award pengelola penerimaan negara dan penandatangan pakta integritas oleh bank/pos persepsi lingkup KPPN Pacitan. Dengan dilaksanakannya rapat koordinasi mengenai implementasi MPN G2 diharapkan sinergi antar instansi pengelola penerimaan negara menjadi semakin lebih kuat dan cut off MPN G1 yang dijadualkan pada bulan Juli 2016 dapat berjalan dengan sukses dan lancar.